Bagaimana mencintai dirimu sendiri? Apa iia masih ada orang yang harus diajari supaya lebih egois lagi??
Hmm.. MAYBE..!!
Jujur melihat semua masalah di negeri tercinta ini, mulai dari jalan macet, narkoba sampe inflasi. Kayanya ssemua gara-gara setiap orang cuman peduli sama dirinya (mungkin dengan mamanya) masing-masing.
Tapi waktu aku lagi tidur di kamar mandi ( semua ide berilian lagi-lagi lahir di kamar mandi), jadi kepikiran, mungkin masalahnya karena kita nih belum segitunya kenal sama diri sendiri sebenarnya. Kebanyakan makin hari banyak orang yang narsis. Maunya selalu gue dan gue. Tapi sebenarnya enggak mengerti, siap sih si gue ini?? Akhirnya mungkin kita berbuat hal-hal yang kelewatan aneh dan menyusahkan orang lain. Semuanya itu karena kita punya persepsi yang salah tentang diri kita masing-masing.
Mungkin kalau kita lebih tahu siapa diri kita yang sebenarnya, enggak hanya bias memperbaiki diri sendiri tapi juga hubungan kita dengan orang lain. Kan kamu semua sudah ngerti donk, klo enggak kenal maka enggk sayang…… So, kalau kita mau lebih “mencintai” diri kita, ya kita mesti lebih dahulu mengetahui siapa sih diri kita yang sebenarnya. Biar gampang, nih gue kasih tiga cara ampuh. Coba dan pikirkan benar atau enggak??
1. Untuk tahu siapa diri kita sebenarnya, segera catat pengeluaran kamu. Eeh ini serius, karena dimana kamu paling banayak mengeluarkan isi dompet, di situ kamu tahu apa prioritas nomor satu di hidup kamu. Dan coba bergaya bak detektif, perhatikan ke perusahaan mana saja uang tersebut melayang. Rumah makan? Pulsa? Hp? Nongkrong? Dari hasil catatan pengeluaran, kamu bias tahu apa saja prioritas yang kamu jalani di dalam hidup kamu.
2. Catat apa saja yang bikin kamu ngamuk dan apa saja yang bikin kamu tertawa ngakak. Apa, siapa, kapan, berapa lam biasanya kamu merasakan itu. Pokoknya dicatat semua!! Bikin catatan ini dalam seminggu, so kamu bias mengerti apa saja yang bisa bikin kamu semangat dan apa yang membuat kamu ngedrop. Apa yang bikin kamu trenyuh dan apa sih yang selalu bikin kamu sebel. Kan kalau sudah tahu begitu kamu bisa mengerti, kapan kamu mesti siap-siap buat sedih dan dimana kamu bisa santai, rileks dan enggak marah-marah mulu.
3. Terakhir perhatikan sekeliling kamu. Dengan teman kayak apa kamu bisa klik dan paling kamu sayang. Memang semua orang berbeda-beda. Tapi coba perhatikan, persamaan apa yang ada di setiap personalitas mereka. Apakah kamu nyaman sama yang pendiam? Atau kamu justru suka sama yang berisik? Apa kamu suka sama yang ngegosip? Atau kamu lebih suka sama yang rada cuek? Biasanya nih, yang kamu suka dari temen kamu, itu hal yang kamu punya di dalam diri kamu sendiri. Paling enggak, kamu tahu orang kaya apa yang bisa bikin kamu semangat belajar.
Nah, cobain dah tiga cara di atas dalam seminggu. Mudah-mudahan minggu depan kamu bisa lebih mengerti siapa diri kamu sebenarnya. Gue saranin kamu jujur dalam menganalisa diri kamu sendiri dan menerima plus mengasihi diri kamu yang sesungguhnya. Siapapun diri kamu yang sebenarnya. Kamu mesti ingat dua hal yang pasti, sekarang dan sampai selama-lamanya.. Tuhan sayang kamu dan kamu bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi..
Saos, hal 8-9, edisi desember 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar